Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April 21, 2013

MENGENAL RASULULLAH #9

Umar bin Al-Khaththab Masuk ISLAM Senin, 11 Desember 2006 - Pukul: 09:17 WIB Dahulu 'Umar bin Al Khaththab adalah seorang pemuda yang kuat. Dulu ia mengganggu kaum muslimin. Namun, di balik sikap kerasnya yang tampak ini, sebenarnya tersembunyi rasa kasih sayang dan simpati terhadap para sahabat. Alkisah ada seorang wanita muslimah akan berhijrah. Ia hendak berhijrah ke Habasyah. Ia mendapat kabar bahwa 'Umar menghadangnya. Ketika itu wanita itu ada di atas tunggangannya. 'Umar berkata: "Tunggangan ini hendak dibawa pergi wahai Ummu Abdillah?". Ia menjawab: "Ya, demi Allah! Kami benar-benar akan keluar, menuju bumi Allah. Kalian telah mengganggu dan menyusahkan kami, sehingga Allah menjadikan jalan keluar bagi kami." 'Umar berkata: "Semoga Allah memberikan kebaikan padamu di waktu pagimu." Wanita itu berkisah: ''Aku melihat 'Umar memiliki rasa belas kasih, yang belum pernah kulihat sebelumnya. Kemudian ia beranjak perg...

MENGENAL RASULULLAH #8

Hamzah bin 'Abdil Muthallib Masuk Islam Senin, 11 Desember 2006 - Pukul: 09:10 WIB Ia adalah Hamzah bin 'Abdil Muthallib bin Hasyim. Ia paman Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasalam . Ia juga saudara sepersusuan beliau. Asal mula masuk islamnya Hamzah adalah dikarenakan ia marah. Ia marah karena membela Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasalam . Ketika itu ia mendengar kabar bahwa Abu Jahal melewati Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasalam di bukit Shafa, kemudian Abu Jahal mengganggu dan mencerca beliau. Maka Hamzah marah. Ia pun mencari Abu Jahal ke Masjidil Haram. Ia memukul Abu Jahal dengan busur panah yang dibawanya. Ia berkata: "Apakah engkau berani mencela Muhammad padahal aku ada di atas agamanya?! Aku mengatakan apa yang ia katakan!!" Hamzahpun masuk Islam. Maka Quraisy menyadari bahwa Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasalam telah menjadi kuat. Sumber: Muqarrar al-Mustawa Ats Tsalits fis Siratin Nabawiyyah—Syu'bah Ta'lim...

MENGENAL RASULULLAH #7

Hijrah ke Habasyah Senin, 11 Desember 2006 - Pukul: 09:02 WIB Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasalam telah memulai dakwah dengan terang-terangan. Maka kaum musyrikin semakin keras mengganggu beliau. Mereka menyatakan permusuhan pada beliau. Berbagai cara permusuhan mereka tampakkan. Di antaranya adalah dengan membuat-buat kedustaan tentang beliau. Mereka melontarkan tuduhan-­tuduhan batil pada beliau. Mereka menyebut Nabi Sholallahu 'alaihi wasalam sebagai orang gila. Beliau juga disifati sebagai dukun. Kaum musyrikin juga mencela Al Qur'an Al Karim. Mereka mengatakan Al Qur'an adalah dongengan-dongengan orang terdahulu. Siksaan yang menimpa kaum musliminpun semakin bertambah berat. Maka Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasalam memberikan perintah agar kaum muslimin hijrah (berpindah) ke Habasyah. Karena Habasyah memiliki seorang raja, yang tidak akan membiarkan ada orang didzalimi di sisinya. Nama raja itu Najasyi. Kaum muslimin berhijrah dua kali ke Ha...

MENGENAL RASULULLAH #6

Bai'at 'Aqabah Senin, 11 Desember 2006 - Pukul: 18:44 WIB Bai'at 'Aqabah yang Pertama . Pada tahun kedua belas kenabian, Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasalam bertemu dengan dua belas orang dari Yatsrib. Mereka pun masuk Islam. Kemudian mereka berbaiat (bersumpah setia) kepada beliau. Isi baiat itu ada tiga perkara: Tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun. Melaksanakan apa yang Allah perintahkan. Berhenti dari apa yang Allah larang (meninggalkannya) . Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasalam mengirim Mush'ab bin 'Umair dan 'Amr bin Ummi Maktum ke Yatsrib bersama mereka untuk mengajarkan kepada manusia perkara-perkara Agama Islam, membaca Al Qur'an, shalat, dan sebagainya. Baiat 'Aqabah yang Kedua . Pada tahun ketiga belas kenabian Mush'ab bin 'Umair Rodhiallahu 'anhu kembali. Ikut bersamanya penduduk Yatsrib yang sudah masuk Islam. Jumlah mereka tujuh puluh tiga laki-Iaki dan dua wanita...

MENGENAL RASULULLAH #5

AL 'ISRA' DAN AL MI'RAJ Senin, 11 Desember 2006 - Pukul: 09:31 WIB Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasalam telah menghadapi begitu banyak gangguan dan cobaan. Sekian banyak kesulitan di jalan dakwah kepada agama Allah. Kemudian kaum beliau pun mendustakan beliau. Lalu beliau juga menghadapi siksaan dari kabilah Tsaqif. Setelah semua kejadian ini, datanglah peristiwa Al Isra' dan Al Mi'raj. Isra'-Mi'raj mengokohkan diri beliau dan mengangkat kedudukan beliau. Allah memperjalankan beliau di malam hari, inilah arti Isra'. Perjalanan itu dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha. Kemudian Allah mengangkat beliau ke langit. Inilah arti Mi'raj. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: "Maha suci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami barokahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda kebesaran Kami. Sesungguhnya Dia adalah ...

MENGENAL RASULULLAH #4

PERJALANAN RASULULLAH KE THAIF Selasa, 12 Desember 2006 - Pukul: 20:30 WIB Pada tahun kesepuluh kenabian, Abu Thalib meninggal. Padahal sekian lamanya Abu Thalib melindungi Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasalam dari orang-orang kafir Quraisy. Demikian pula di tahun itu istri beliau Khadijah Rodhiallahu 'anha meninggal dunia. Sedangkan sebelumnya ia telah menjadi penolong terbaik bagi Nabi Sholallahu 'alaihi wasalam . Kejadian ini menimbulkan akibat gangguan kaum musyrikin kepada Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasalam bertambah keras. Bahkan kerabat beliau yang terdekatpun menimpakan gangguan. Kemudian Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasalam mulai menghubungi kabilah-kabilah lain yaitu kabilah-kabilah yang berdekatan dengan Makkah. Beliau pergi ke Tha'if untuk mendakwahi kabilah Tsaqif. Maula (bekas budak) beliau ikut pergi menyertai, namanya Zaid bin Haritsah Rodhiallahu 'anhu . Namun mereka menolak dakwah Rasulullah Sholallahu 'ala...

MENGENAL RASULULLAH #3

Pengutusan Rasulullah Dengan Risalah Kamis, 07 Desember 2006 - Pukul: 08:36 WIB Di Makkah Muhammad Sholallahu 'alaihi wasalam dikenal dengan sifat amanah. Beliau terkenal jujur dan mempunyai pemikiran yang lurus. Beliau tidak meminum khamr. Beliau tidak sujud kepada patung-patung. Dan beliau juga tidak bersumpah dengan nama tuhan-tuhan selain Allah. Kemudian beliau dijadikan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala menyukai kesendirian. Beliau suka mengasingkan diri. Beliau berpikir dan merenung di gua Hiro'. Beliau menyepi selama bermalam-malam. Ini semua terjadi sebelum beliau diutus menjadi rasul. Setelah berumur empat puluh tahun, beliau menerima wahyu. Maka tidaklah beliau bermimpi, kecuali mimpi itu datang seperti menyingsingnya fajar. Ini adalah mimpi yang benar. Hal ini adalah awal mula turunnya wahyu. Pada hari senin bulan Ramadhan, Malaikat Jibril mendatangi beliau dengan tiba-tiba. Ketika itu beliau di gua Hiro'. Jibril datang untuk pertama kalinya....

Mengenal RASULULLAH #2

Pengasuhan Paman & Perjalanan Pertama ke Syam Ahad, 19 November 2006 - Pukul: 19:22 WIB Nabi Shalallahu 'Alaihi wa Salam tinggal dalam pengasuhan kakek beliau Abdul Muthallib sampai usia delapan tahun. Kemudian kakek beliau wafat. Sebelum wafatnya ia memberi wasiat kepada paman beliau Abu Thalib agar mengasuh beliau Shalallahu 'Alaihi wa Salam. Karena sang kakek mengetahui rasa sayang Abu Thalib kepada Muhammad Shalallahu 'Alaihi wa Salam. Nabi Shalallahu 'Alaihi wa Salam membantu paman beliau di dalam pekerjaannya. Abu Thalib mempunyai pekerjaan berdagang. Beliau menemaninya dalam perjalanan ke negeri Syam. Ketika itu beliau berusia dua belas tahun. Mereka tiba di sebuah tempat yang bernama Bushra, antara Syam dan Hijaz. Keduanya bertemu dengan seorang rahib. Nama rahib itu Buhaira. Buhaira dapat mengenali Muhammad Shalallahu 'Alaihi wa Salam sebagai nabi terakhir. Karena ia melihat cincin kenabian di antara kedua pundak beliau. Dan ia men...

MENGENAL RASULULLAH #1

Kehidupan Rasulullah Sebelum Diutus Ahad, 19 November 2006 - Pukul: 19:15 WIB Muhammad Shalallahu 'Alaihi wa Salam dilahirkan di Makkah Al Mukarramah pada hari Senin tanggal 12 Rabi'ul Awwal tahun 571 M. Tahun tersebut adalah tahun ketika Abrahah Al Habsyi berusaha menghancurkan Ka'bah. Maka Allah menghancurkan Abrahah (dan tentaranya). Hal tersebut disebutkan di dalam surat Al Fiil. Ayah beliau adalah Abdullah bin Abdil Muthallib bin Hasyim bin Abdi Manaf. Ia meninggal sebelum Nabi Shalallahu 'Alaihi wa Salam dilahirkan. Oleh karena itu beliau dilahirkan dalam keadaan yatim. Ibu beliau adalah Aminah bintu Wahb bin Abdi Manaf bin Zuhrah bin Kilab bin Murrah. Setelah ibunya melahirkan, ia mengirim beliau kepada kakeknya. Ibunya memberikan kabar gembira kepada sang kakek dengan kelahiran cucunya. Maka kakeknya datang dengan menggendong-nya. Sang kakek memasuki Ka'bah bersama beliau. Kakeknya berdoa bagi beliau dan menamai beliau Muhammad. Allah 'Azza...